Pandangan berkabut adalah kondisi ketika penglihatan terasa seperti tertutup kabut, asap, atau melihat melalui kaca yang buram. Keluhan ini dapat berkaitan dengan katarak, gangguan kornea, mata kering, hingga masalah pada retina. Jika pandangan berkabut muncul secara tiba-tiba, terjadi pada satu mata, atau disertai nyeri dan penurunan penglihatan, pemeriksaan mata sebaiknya segera dilakukan.
Kenapa Pandangan Terasa Seperti Ada Kabut?
Penglihatan yang jernih membutuhkan beberapa bagian mata bekerja dengan baik. Cahaya perlu melewati kornea dan lensa yang jernih sebelum mencapai retina. Jika terdapat gangguan pada permukaan mata, kornea, lensa, atau retina, kualitas penglihatan dapat menurun dan terasa seperti berkabut.
Berikut beberapa kondisi yang dapat berkaitan dengan pandangan berkabut.
- Katarak
Katarak merupakan salah satu kondisi yang sering dikaitkan dengan pandangan berkabut. Katarak terjadi ketika lensa alami mata yang seharusnya jernih mengalami kekeruhan. National Eye Institute menyebut penglihatan cloudy atau blurry, warna terlihat memudar, kesulitan melihat pada malam hari, serta silau sebagai beberapa gejala katarak. Keluhan dapat berkembang secara perlahan sehingga tidak selalu langsung disadari.
Gejala katarak dapat berupa:- Pandangan buram atau berkabut
- Mudah silau
- Kesulitan melihat pada malam hari
- Melihat halo di sekitar cahaya
- Warna terlihat lebih pudar
- Ukuran kacamata terasa sering berubah
- Mata Kering
Mata kering juga dapat membuat kualitas penglihatan terasa tidak jernih. Ketidakstabilan lapisan air mata dapat memengaruhi permukaan optik mata sehingga penglihatan terasa berubah atau berfluktuasi. Salah satu pola yang dapat dirasakan adalah pandangan menjadi lebih jelas setelah berkedip kemudian kembali buram. Keluhan lain dapat berupa mata mengganjal, perih, panas, mudah lelah, atau berair. - Gangguan pada Kornea
Kornea adalah bagian bening di depan mata yang membantu memfokuskan cahaya. Jika kornea mengalami pembengkakan, peradangan, infeksi, atau perubahan kejernihan, penglihatan dapat terasa berkabut.
Keluhan dapat disertai:- Mata merah
- Nyeri
- Mata berair
- Sensitif terhadap cahaya
- Penurunan penglihatan
- Glaukoma Akut
Glaukoma merupakan kelompok penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada saraf optik. Pada glaukoma sudut tertutup akut, tekanan bola mata dapat meningkat dengan cepat.
Keluhan dapat berupa:- Penglihatan buram atau berkabut
- Melihat halo di sekitar cahaya
- Nyeri mata berat
- Mata merah
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Gangguan Retina atau Makula
Retina berada di bagian belakang mata dan berperan dalam proses penglihatan. Makula merupakan bagian retina yang berperan dalam penglihatan sentral yang tajam. Gangguan pada retina atau makula dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram, tidak jelas, atau mengalami perubahan pada bagian tengah pandangan.
Keluhan dapat berupa:- Penglihatan sentral buram
- Garis lurus terlihat bergelombang
- Area gelap pada pandangan
- Kesulitan melihat detail
- Perubahan Ukuran Kacamata
Pandangan yang terasa tidak jelas juga dapat berkaitan dengan perubahan ukuran minus, plus, atau silinder. Kacamata yang sudah tidak sesuai dapat membuat penglihatan terasa buram. Namun, jika penglihatan terasa seperti berkabut dan tidak membaik dengan koreksi kacamata, kondisi bagian mata lainnya perlu dievaluasi. Mengganti kacamata berulang kali belum tentu menyelesaikan keluhan jika penyebabnya bukan kelainan refraksi.
Pandangan Berkabut pada Lansia, Apakah Pasti Katarak?
Tidak selalu.
Katarak memang lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia dan dapat menyebabkan penglihatan cloudy atau hazy. Namun, gangguan kornea, glaukoma, dan penyakit retina juga dapat memengaruhi penglihatan pada usia lanjut. Karena itu, keluhan pandangan berkabut tidak dapat dipastikan sebagai katarak hanya berdasarkan usia atau gejala. Pemeriksaan mata diperlukan untuk melihat bagian mata yang menyebabkan gangguan penglihatan.
Pandangan Berkabut Padahal Sudah Ganti Kacamata, Kenapa?
Kacamata membantu memperbaiki penglihatan akibat kelainan refraksi. Namun, kacamata tidak dapat menghilangkan kekeruhan pada lensa akibat katarak atau menangani gangguan pada kornea dan retina. Jika ukuran kacamata sudah diperbarui tetapi pandangan tetap terasa berkabut, pemeriksaan mata menyeluruh dapat membantu mencari penyebab lainnya.
Apakah Pandangan Berkabut Bisa Hilang Sendiri?
Hal tersebut bergantung pada penyebabnya.
Gangguan penglihatan akibat kondisi permukaan mata dapat berubah sesuai kondisi lapisan air mata. Namun, kekeruhan lensa akibat katarak tidak dapat dipastikan membaik hanya dengan menunggu atau mengganti kacamata. National Eye Institute menjelaskan bahwa katarak terjadi ketika lensa menjadi keruh dan operasi dapat menghilangkan katarak. Karena setiap penyebab memiliki penanganan berbeda, pemeriksaan mata diperlukan jika keluhan menetap.
Kapan Pandangan Berkabut Harus Segera Diperiksa?
Segera lakukan pemeriksaan jika pandangan berkabut:
- Muncul secara tiba-tiba
- Terjadi pada satu mata secara mendadak
- Disertai penurunan penglihatan
- Disertai nyeri mata
- Mata menjadi merah
- Disertai kilatan cahaya
- Disertai banyak floaters baru
- Pandangan seperti tertutup bayangan atau tirai
- Terjadi setelah cedera mata
Bayangan gelap atau sensasi seperti tirai yang menghalangi penglihatan dapat menjadi tanda masalah mata yang membutuhkan evaluasi segera.
Bagaimana Dokter Mengetahui Penyebab Pandangan Berkabut?
Dokter spesialis mata dapat melakukan pemeriksaan ketajaman penglihatan dan refraksi untuk mengevaluasi kemampuan melihat. Pemeriksaan menggunakan slit lamp dapat membantu mengevaluasi kornea dan lensa mata. Tekanan bola mata dapat diperiksa sesuai kondisi pasien. Jika dicurigai terdapat gangguan pada retina atau makula, dokter dapat melakukan pemeriksaan bagian belakang mata dan pemeriksaan penunjang sesuai kebutuhan. Tidak semua pandangan berkabut berarti katarak. Lokasi gangguan perlu diketahui sebelum menentukan penanganan.
Jangan Langsung Anggap Pandangan Berkabut Hanya Karena Usia
Pandangan seperti tertutup kabut atau asap dapat berkaitan dengan katarak. Namun, mata kering, gangguan kornea, glaukoma, hingga gangguan retina juga dapat menyebabkan perubahan kualitas penglihatan. Jika pandangan semakin berkabut, tidak membaik setelah mengganti kacamata, atau mulai mengganggu aktivitas seperti membaca dan berkendara, lakukan pemeriksaan mata.
Pandangan terasa seperti tertutup kabut atau asap? Periksakan kondisi mata bersama dokter spesialis mata untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Pandangan Berkabut
Pandangan berkabut dapat berkaitan dengan katarak, mata kering, gangguan kornea, glaukoma, atau gangguan retina.
Tidak selalu. Katarak merupakan salah satu penyebab, tetapi pemeriksaan mata diperlukan untuk memastikan sumber gangguan penglihatan.
Kacamata hanya membantu kelainan refraksi. Katarak serta gangguan kornea atau retina dapat menyebabkan penglihatan tetap tidak jernih meskipun ukuran kacamata sudah sesuai.
Ya. Katarak dapat menyebabkan penglihatan terasa cloudy, blurry, atau hazy karena lensa alami mata mengalami kekeruhan.
Segera periksa jika keluhan muncul mendadak atau disertai nyeri, mata merah, penurunan penglihatan, floaters baru, kilatan cahaya, atau bayangan seperti tirai.
Referensi:
National Eye Institute. Cataracts.
National Eye Institute. Causes of Cataracts.
National Eye Institute. Glaucoma.
National Eye Institute. Age-Related Macular Degeneration.
Nizami AA, et al. Cataract. StatPearls. Updated 2024.
Ditinjau secara medis oleh:
Terakhir diperbarui:






