FAQ ICL – Mayapada Eye Centre Jakarta

Temukan jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan tentang ICL (Implantable Collamer Lens) di Mayapada Eye Centre Jakarta, mulai dari kandidat yang cocok, perbedaan dengan LASIK, proses tindakan, biaya, hingga masa pemulihan. Informasi ini membantu Anda memahami pilihan koreksi penglihatan bagi pasien yang memiliki mata minus tinggi atau tidak cocok menjalani prosedur laser.

1. Apa Itu ICL?

ICL (Implantable Collamer Lens) adalah prosedur koreksi penglihatan dengan menanamkan lensa khusus di dalam mata untuk membantu mengoreksi mata minus (miopia), mata silinder (astigmatisme), dan pada kondisi tertentu mata plus (hiperopia).

Berbeda dengan LASIK atau SMILE Pro, prosedur ICL tidak mengubah bentuk kornea, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan bagi pasien yang tidak memenuhi syarat untuk koreksi penglihatan berbasis laser.

Lensa ICL ditempatkan di dalam mata oleh dokter spesialis mata dan dirancang untuk bekerja bersama struktur alami mata.

2. Siapa yang Cocok Menjalani ICL?

ICL dapat menjadi pilihan bagi pasien yang:

– Memiliki mata minus tinggi
– Memiliki mata silinder tertentu
– Tidak cocok menjalani LASIK atau SMILE Pro karena kondisi kornea
– Menginginkan alternatif koreksi penglihatan selain prosedur laser
– Memiliki ukuran refraksi yang stabil
– Dalam kondisi kesehatan mata yang baik

Kelayakan tindakan akan ditentukan melalui pemeriksaan mata komprehensif.

3. Apa Perbedaan ICL dan LASIK?

ICL dan LASIK sama-sama bertujuan untuk membantu mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak, tetapi menggunakan pendekatan yang berbeda.

LASIK menggunakan laser untuk membentuk ulang kornea, sedangkan ICL menggunakan lensa yang ditanam di dalam mata tanpa mengubah struktur kornea.

Pilihan terbaik akan ditentukan berdasarkan kondisi mata, ukuran refraksi, ketebalan kornea, dan hasil pemeriksaan dokter.

4. Apakah ICL Aman?

ICL merupakan salah satu pilihan koreksi penglihatan pada pasien yang memenuhi kriteria medis.

Namun, seperti prosedur medis lainnya, ICL tetap memiliki potensi risiko dan komplikasi, sehingga evaluasi mata menyeluruh sangat penting sebelum tindakan.

Dokter akan membantu menentukan apakah prosedur ini sesuai untuk kondisi pasien

5. Apakah Tindakan ICL Terasa Sakit?

Secara umum, tindakan ICL tidak menimbulkan rasa sakit karena prosedur dilakukan dengan anestesi sesuai kebutuhan medis.

Pasien mungkin merasakan sedikit tekanan atau sensasi tidak nyaman singkat selama tindakan, tetapi dokter akan memastikan kenyamanan pasien selama prosedur berlangsung.

6. Bagaimana Prosedur ICL Dilakukan?

Pada prosedur ICL, dokter akan membuat sayatan kecil pada mata untuk menempatkan lensa khusus di posisi yang telah direncanakan di dalam mata.

Prosedur dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan teknik bedah yang dirancang untuk membantu memperbaiki fokus cahaya ke retina sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.

Pasien akan menjalani pemeriksaan mata menyeluruh sebelum tindakan untuk memastikan ukuran lensa dan kelayakan prosedur.

7. Berapa Lama Durasi Operasi ICL?

ICL merupakan prosedur rawat jalan dengan waktu tindakan yang relatif singkat.

Durasi prosedur dapat berbeda pada setiap pasien, tetapi secara umum tindakan berlangsung sekitar 15–30 menit per mata, tergantung kondisi mata dan kebutuhan masing-masing pasien.

Pasien umumnya dapat pulang di hari yang sama setelah observasi.

8. Berapa Harga atau Biaya ICL di Jakarta?

Biaya ICL di Mayapada Eye Centre Jakarta dapat berbeda pada setiap pasien, tergantung pada kondisi mata, hasil pemeriksaan, dan jenis lensa yang direkomendasikan dokter.

Untuk mendapatkan estimasi harga ICL atau biaya operasi ICL di Jakarta yang paling akurat, pasien disarankan menjalani konsultasi terlebih dahulu.

9. Bagaimana Masa Pemulihan Setelah ICL?

Pemulihan setelah ICL umumnya berlangsung relatif cepat, meskipun waktu pemulihan dapat berbeda pada setiap pasien.

Sebagian pasien dapat kembali menjalani aktivitas ringan dalam waktu singkat sesuai anjuran dokter. Kontrol pasca tindakan penting untuk membantu memantau posisi lensa, tekanan mata, dan proses pemulihan.

10. Apa Efek Samping atau Risiko Setelah ICL?

Seperti prosedur medis lainnya, ICL memiliki potensi efek samping dan risiko.

Beberapa hal yang akan dipantau dokter setelah tindakan meliputi:

– Ketidaknyamanan sementara
– Sensitivitas terhadap cahaya
– Penglihatan yang masih beradaptasi
– Tekanan bola mata
– Kondisi struktur mata pasca tindakan

Dokter akan menjelaskan manfaat dan potensi risiko berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

11. Apakah Lensa ICL Bisa Dilepas atau Diganti?

Pada kondisi tertentu, lensa ICL dapat dievaluasi untuk dilepas atau diganti sesuai pertimbangan medis.

Keputusan ini akan bergantung pada kondisi mata pasien, hasil evaluasi dokter, dan kebutuhan jangka panjang.

12. Jika Sudah Pernah LASIK atau SMILE Pro, Apakah Bisa Menjalani ICL?

Pada beberapa kasus, pasien yang pernah menjalani LASIK, PRK, atau SMILE Pro tetap dapat dipertimbangkan untuk menjalani ICL, tergantung kondisi mata saat ini.

Pemeriksaan mata komprehensif diperlukan untuk menentukan kelayakan.

13. Di Mana Bisa Menjalani ICL di Jakarta?

ICL tersedia di Mayapada Eye Centre Jakarta Selatan.

Mayapada Eye Centre
Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Tower 2, Lantai 3
Jl. Lebak Bulus I No. 29, Jakarta Selatan

Pasien akan menjalani konsultasi dan screening mata terlebih dahulu sebelum menentukan kelayakan tindakan.