Mata sakit saat berkedip dapat terjadi akibat mata kering, bintitan, peradangan kelopak mata, benda asing, hingga luka pada kornea. Rasa sakit dapat terasa seperti perih, menusuk, mengganjal, atau nyeri setiap kali kelopak mata bergerak. Keluhan ringan dapat berkaitan dengan iritasi. Namun, nyeri mata yang disertai mata merah, sensitif terhadap cahaya, atau penurunan penglihatan perlu segera diperiksa.
Kenapa Mata Terasa Sakit Saat Berkedip?
Saat berkedip, kelopak mata bergerak melewati permukaan mata.
Gerakan ini membantu menyebarkan lapisan air mata dan menjaga permukaan mata tetap lembap. Jika terdapat gangguan pada kelopak mata, lapisan air mata, atau kornea, gesekan saat berkedip dapat membuat rasa sakit menjadi lebih terasa.
Berikut beberapa penyebab mata sakit saat berkedip:
- Mata Kering
Mata kering dapat menyebabkan permukaan mata terasa perih, panas, atau mengganjal. Ketika lapisan air mata tidak stabil, permukaan mata dapat mengalami iritasi dan rasa tidak nyaman saat berkedip. Menurut American Academy of Ophthalmology, lapisan air mata menyebar pada permukaan mata setiap kali seseorang berkedip. Gangguan pada air mata dapat menyebabkan keluhan dry eye.
Gejala lainnya dapat berupa:- Mata terasa berpasir
- Mata merah
- Sensitif terhadap cahaya
- Penglihatan buram
- Mata berair
- Bintitan
Bintitan atau hordeolum adalah benjolan pada kelopak mata yang dapat terasa nyeri. Ketika berkedip, gerakan kelopak mata dapat memberikan tekanan pada area yang mengalami peradangan sehingga rasa sakit menjadi lebih terasa.
Bintitan dapat disertai:- Benjolan pada kelopak mata
- Kelopak mata merah
- Bengkak
- Nyeri saat disentuh
- Mata berair
- Blefaritis
Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini dapat menyebabkan kelopak mata terasa sakit, gatal, atau tidak nyaman saat berkedip. Keluhan dapat disertai kerak di sekitar bulu mata, mata merah, sensasi mengganjal, serta mata kering. Blefaritis dapat berlangsung lama atau berulang. Evaluasi kondisi kelopak mata diperlukan jika keluhan terus muncul. - Benda Asing di Mata
Debu, pasir, bulu mata, atau partikel kecil yang masuk ke mata dapat menyebabkan rasa sakit saat berkedip. Setiap kali kelopak mata bergerak, benda asing dapat bergesekan dengan permukaan mata.
Keluhan biasanya berupa:- Sensasi mengganjal
- Mata berair
- Mata merah
- Nyeri saat berkedip
- Abrasi Kornea
Abrasi kornea adalah goresan pada permukaan kornea. Menurut American Academy of Ophthalmology, kuku, benda asing, hingga benda yang mengenai mata dapat menyebabkan abrasi kornea. Karena kornea memiliki sensitivitas tinggi, goresan kecil sekalipun dapat menyebabkan nyeri.
Gejalanya dapat berupa:- Mata sakit saat berkedip
- Sensasi seperti ada benda di mata
- Mata berair
- Mata merah
- Sensitif terhadap cahaya
- Penglihatan buram
- Keratitis
Keratitis adalah peradangan pada kornea. Kondisi ini dapat menyebabkan mata merah dan nyeri serta gangguan penglihatan. Pengguna lensa kontak perlu lebih berhati-hati terhadap keluhan mata sakit, terutama jika disertai mata merah, silau, atau penglihatan menurun. Literatur klinis mengenai acute red eye menempatkan nyeri dan fotofobia sebagai tanda yang perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan kondisi serius seperti keratitis. Jangan tetap menggunakan lensa kontak jika mata terasa sakit dan merah. - Gangguan pada Kelopak Mata
Selain bintitan dan blefaritis, gangguan posisi atau kondisi kelopak mata juga dapat menyebabkan rasa sakit saat berkedip. Bulu mata yang tumbuh atau mengarah ke permukaan mata dapat bergesekan dengan kornea. Gesekan berulang dapat menyebabkan iritasi, mata berair, sensasi mengganjal, dan nyeri. Pemeriksaan mata dapat membantu mengevaluasi posisi kelopak serta bulu mata.
Mata Sakit Saat Berkedip Sebelah, Apakah Berbahaya?
Nyeri saat berkedip dapat terjadi hanya pada satu mata.
Penyebabnya dapat berupa bintitan, benda asing, abrasi kornea, atau gangguan pada kelopak mata. Namun, nyeri pada satu mata yang semakin berat atau disertai mata merah dan penurunan penglihatan tidak boleh diabaikan. Lokasi dan penyebab nyeri perlu diperiksa sebelum menentukan penanganan.
Bolehkah Mata yang Sakit Dikucek?
Sebaiknya tidak.
Mengucek mata dapat memperburuk iritasi. Jika terdapat benda asing, gesekan juga dapat menyebabkan luka pada permukaan kornea. Jika mata terasa mengganjal, hindari mencoba mengambil benda yang menempel atau tertanam pada mata menggunakan jari atau alat sendiri.
Kapan Mata Sakit Saat Berkedip Harus Diperiksa?
Segera lakukan pemeriksaan jika nyeri mata:
- Semakin berat
- Disertai penurunan penglihatan
- Disertai sensitif terhadap cahaya
- Mata terlihat sangat merah
- Terjadi setelah cedera
- Terjadi setelah paparan bahan kimia
- Disertai benda asing yang tidak dapat dikeluarkan
- Terjadi pada pengguna lensa kontak dengan mata merah
Nyeri mata, fotofobia, penurunan ketajaman penglihatan, penggunaan lensa kontak, dan riwayat trauma termasuk tanda yang perlu mendapat perhatian dalam evaluasi gangguan mata akut.
Bagaimana Dokter Mengetahui Penyebab Nyeri Mata?
Dokter spesialis mata dapat memeriksa kelopak mata dan permukaan mata untuk mencari tanda peradangan atau benda asing. Kornea juga dapat diperiksa untuk melihat adanya luka atau gangguan lainnya. Pada kondisi tertentu, pewarna khusus dapat digunakan untuk membantu melihat kerusakan pada permukaan kornea. Jenis pemeriksaan akan disesuaikan dengan keluhan dan kondisi mata.
Jangan Abaikan Nyeri Mata yang Semakin Berat
Mata sakit saat berkedip dapat terjadi akibat kondisi pada permukaan mata atau kelopak mata.
Mata kering, bintitan, blefaritis, benda asing, abrasi kornea, dan keratitis merupakan beberapa kondisi yang dapat menimbulkan keluhan tersebut. Jika nyeri semakin berat atau disertai mata merah, silau, dan penurunan penglihatan, segera lakukan pemeriksaan mata.
Mata terasa sakit setiap kali berkedip? Periksakan kondisi mata bersama dokter spesialis mata untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Mata Sakit Saat Berkedip
Keluhan dapat berkaitan dengan mata kering, bintitan, blefaritis, benda asing, atau gangguan pada kornea.
Gangguan permukaan mata, mata kering, atau masalah pada kelopak mata dapat menyebabkan rasa tidak nyaman meskipun kemerahan tidak terlihat jelas.
Sebaiknya tidak. Mengucek mata dapat memperburuk iritasi atau menyebabkan cedera pada permukaan mata.
Nyeri mata perlu segera dievaluasi jika berat atau disertai sensitif terhadap cahaya, mata sangat merah, dan penurunan penglihatan.
Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Dry Eye; Corneal Abrasion and Erosion.
Mayo Clinic. Dry Eyes: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Dry Eye: Types, Symptoms, Causes and Treatment.
Gilani CJ, et al. Differentiating Urgent and Emergent Causes of Acute Red Eye. Western Journal of Emergency Medicine. 2017.
Kilduff C, Lois C. Red Eyes and Red-Flags: Improving Ophthalmic Assessment and Referral in Primary Care. BMJ Quality Improvement Reports. 2016.
Ditinjau secara medis oleh:
Terakhir diperbarui:






