Apakah Mata Kering Berbahaya Jika Ingin LASIK atau SMILE Pro?
Perempuan lebih sering mengalami mata kering, terutama setelah melahirkan atau menyusui.
Apakah kondisi ini berbahaya jika ingin menjalani LASIK atau SMILE Pro? Yuk, simak penjelasan dari dokter mata.
Apa Itu Mata Kering?
Mata kering adalah kondisi medis di mana mata tidak mampu memproduksi cukup air mata, atau kualitas air mata yang dihasilkan tidak memadai untuk menjaga kelembapan dan kesehatan permukaan mata.
Akibatnya, mata bisa terasa:
-
Tidak nyaman
-
Perih
-
Gatal
-
Seperti ada pasir
-
Silau saat melihat cahaya
-
Seperti terbakar
-
Penglihatan kabur
-
Kemerahan
Mata kering bukan hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi hasil tindakan seperti LASIK atau SMILE Pro.
Kenapa Perempuan Lebih Sering Mengalami Mata Kering?
Tubuh perempuan mengalami banyak perubahan hormon, terutama saat:
-
Menstruasi
-
Hamil
-
Menyusui
-
Menjelang menopause
-
Menggunakan alat kontrasepsi
Perubahan hormon ini dapat mengganggu keseimbangan produksi dan kestabilan air mata, sehingga memicu gejala mata kering.
Apakah Mata Kering Bisa Mengganggu Prosedur LASIK atau SMILE Pro?
Jawabannya: Ya, bisa.
Tapi tenang, bukan berarti kamu tidak bisa menjalani LASIK atau SMILE Pro.
Jika kamu mengalami mata kering, ada kemungkinan:
-
Proses penyembuhan berlangsung lebih lambat
-
Mata terasa lebih sensitif setelah tindakan
-
Hasil koreksi penglihatan kurang optimal
Itulah sebabnya dokter mata akan memeriksa kondisi air mata dan permukaan mata secara menyeluruh sebelum tindakan dilakukan.
Apa yang Dilakukan Jika Ditemukan Mata Kering?
Kabar baiknya, mata kering bisa ditangani terlebih dahulu melalui beberapa langkah berikut:
1. Terapi Eye Spa
Membantu menjaga kelembapan permukaan bola mata dan membersihkan kelenjar minyak di kelopak agar kualitas air mata lebih stabil.
2. Obat tetes mata khusus
Digunakan sebelum dan sesudah tindakan LASIK atau SMILE Pro untuk membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan.
3. Perubahan gaya hidup ringan
Contohnya:
-
Menghindari paparan AC terlalu lama
-
Mengurangi waktu menatap layar
-
Memastikan asupan air putih cukup setiap hari
Di Mayapada Eye Centre, kamu akan mendapatkan penanganan lengkap sebelum menjalani tindakan koreksi penglihatan.
Studi Kasus: Kevin Lilliana dan Mata Kering
Kevin Lilliana, mantan Puteri Indonesia dan Miss International 2017, mengalami mata kering setelah masa menyusui.
Sebelum menjalani prosedur SMILE Pro, ia terlebih dahulu menjalani terapi Eye Spa untuk mempersiapkan kondisi matanya.
Hasilnya? Ia kini bebas dari kacamata dan tetap nyaman beraktivitas sebagai ibu dan publik figur.
Apa Saja Tanda Kamu Perlu Terapi Sebelum LASIK?
Coba periksa beberapa gejala berikut:
-
Sering menggunakan obat tetes mata
-
Mata cepat lelah saat menatap layar
-
Mata sering merah, terutama di pagi atau malam hari
-
Menggunakan lensa kontak terasa makin tidak nyaman
Jika kamu menjawab “iya” untuk beberapa poin di atas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pra-LASIK.
Kesimpulan: Mata Kering Bukan Halangan, Asal Ditangani dengan Benar
Bagi perempuan yang mengalami mata kering, LASIK dan SMILE Pro tetap bisa menjadi solusi asal dilakukan dengan persiapan yang tepat.
Mayapada Eye Centre memiliki teknologi, prosedur pemeriksaan, dan terapi pendukung yang lengkap untuk membantu kamu mendapatkan hasil penglihatan terbaik.
Reviewed by:
dr. Helda Puspitasari, Sp.M, FICS

