Artikel

Bolehkah LASIK atau SMILE Pro Saat Hamil atau Menyusui?

Yuk, pahami jawabannya dari sisi medis agar tetap aman untuk mata dan tubuh.


Ingin Bebas Kacamata Saat Jadi Ibu? Bisa, Tapi Tunggu Dulu…

Banyak perempuan ingin menjalani LASIK atau SMILE Pro agar tidak repot memakai kacamata atau lensa kontak, terutama saat menjadi ibu.

Namun, jika kamu sedang hamil atau menyusui, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui terlebih dahulu.

Kenapa? Karena tubuh perempuan, termasuk bagian mata, mengalami berbagai perubahan selama masa ini.


Apa yang Terjadi pada Mata Saat Hamil dan Menyusui?

Perubahan hormon selama kehamilan dan menyusui dapat menyebabkan:

  • Kornea menjadi lebih tebal atau membengkak

  • Gejala mata kering

  • Perubahan ukuran minus atau silinder (biasanya bersifat sementara)

Artinya, pengukuran kondisi mata bisa menjadi tidak akurat jika dilakukan saat hormon tubuh belum stabil.


Mengapa LASIK Tidak Disarankan Saat Hamil atau Menyusui?

Alasannya bukan karena LASIK berbahaya, tapi karena hasilnya bisa kurang maksimal. Berikut pertimbangannya:

  1. Pengukuran mata bisa tidak akurat

  2. Risiko mata kering lebih tinggi

  3. Tidak bisa menggunakan obat tetes tertentu yang penting dalam proses penyembuhan

  4. Tubuh butuh kondisi stabil agar proses pemulihan optimal

Dokter mata umumnya menyarankan untuk menunda tindakan hingga kondisi tubuh kembali normal.


Kapan Waktu yang Tepat untuk LASIK atau SMILE Pro Setelah Melahirkan?

Waktu ideal untuk menjalani tindakan ini adalah:

  • Enam bulan setelah selesai masa menyusui, atau

  • Minimal 3–6 bulan setelah melahirkan, jika tidak menyusui secara eksklusif

Hal ini memberi waktu agar hormon kembali seimbang dan hasil tindakan lebih akurat.


Masih Menyusui Tapi Ingin Bebas Kacamata? Ini Solusinya:

Kamu bisa mulai dari sekarang dengan langkah persiapan berikut:

  1. Melakukan eye screening lebih awal di Mayapada Eye Centre

  2. Menjalani pemeriksaan lengkap, seperti:

    • Topografi kornea

    • Analisis biomekanik kornea

    • Pengukuran ketebalan kornea

  3. Konsultasi dengan dokter mata spesialis untuk menyusun rencana tindakan setelah menyusui

Kami juga menyediakan layanan Eye Spa untuk membantu mengatasi keluhan mata kering akibat menyusui.


Testimoni Pasien:

Kevin Lilliana, Miss Internasional 2017

Kevin juga mengalami mata kering setelah menyusui. Sebelum menjalani SMILE Pro di Mayapada Eye Centre, ia menjalani terapi Eye Spa terlebih dahulu untuk mempersiapkan kondisi matanya.

“Selama masa menyusui, mata aku terasa jauh lebih kering dari biasanya. Aku sempat khawatir, takut kondisi ini bikin hasil tindakan koreksi penglihatan jadi kurang maksimal. Tapi setelah konsultasi di Mayapada Eye Centre, dokter menyarankan aku untuk kontrol rutin sambil menunggu masa menyusuiku selesai, dan menjalani terapi Eye Spa untuk mengatasi mata kering.”

“Kurang lebih butuh waktu 9 bulan sejak screening pertama sampai aku benar-benar menyelesaikan masa menyusui dan terapinya. Semua proses itu sangat membantu mempersiapkan mataku agar siap untuk tindakan SMILE Pro. Setelah tindakan, aku langsung merasa lebih nyaman, dan sekarang aku bisa menjalani hari-hari tanpa kacamata lagi. Praktis banget, terutama untuk ibu seperti aku yang banyak aktivitas.

Kini Kevin bebas dari kacamata dan tetap nyaman beraktivitas sebagai seorang ibu dan model.


Kesimpulan: Sabar Dulu, Demi Hasil yang Maksimal

LASIK dan SMILE Pro memang solusi menarik bagi perempuan yang ingin tampil praktis dan nyaman. Namun, jika kamu sedang hamil atau menyusui, sebaiknya menunggu hingga tubuh kembali stabil.

Dengan waktu dan persiapan yang tepat, tindakan koreksi penglihatan akan memberikan hasil yang lebih akurat, aman, dan tahan lama.


Reviewed by:
dr. Zoraya Ariefia Feranthy, Sp.M