Temukan jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan tentang Ortho-K (Orthokeratology) di Mayapada Eye Centre Jakarta, mulai dari cara kerja, kandidat yang cocok, manfaat untuk kontrol miopia, biaya, hingga perawatan penggunaan lensa. Informasi ini membantu Anda memahami pilihan koreksi penglihatan non-bedah untuk anak maupun dewasa sebelum berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.
- 1. Apa Itu Ortho-K?
- 2. Bagaimana Cara Kerja Ortho-K?
- 3. Siapa yang Cocok Menggunakan Ortho-K?
- 4. Apakah Ortho-K Aman?
- 5. Apakah Ortho-K Bisa untuk Anak?
- 6. Apakah Ortho-K Bisa Menghentikan Mata Minus Bertambah?
- 7. Apa Perbedaan Ortho-K dan LASIK?
- 8. Apakah Menggunakan Ortho-K Terasa Sakit?
- 9. Berapa Harga atau Biaya Ortho-K di Jakarta?
- 10. Bagaimana Perawatan dan Penggunaan Lensa Ortho-K?
- 11. Apa Risiko atau Efek Samping Ortho-K?
- 12. Di Mana Bisa Menjalani Ortho-K di Jakarta?
1. Apa Itu Ortho-K?
Ortho-K (Orthokeratology) adalah metode koreksi penglihatan non-bedah menggunakan lensa kontak khusus yang dipakai saat tidur untuk membantu membentuk ulang permukaan kornea secara sementara.
Saat lensa dilepas di pagi hari, penglihatan dapat menjadi lebih jelas tanpa perlu menggunakan kacamata atau lensa kontak pada siang hari.
Ortho-K sering digunakan untuk membantu mengoreksi mata minus (miopia) dan pada kondisi tertentu mata silinder ringan, serta dapat menjadi bagian dari strategi kontrol progresi miopia pada anak.
2. Bagaimana Cara Kerja Ortho-K?
Lensa Ortho-K dirancang untuk dipakai saat tidur malam.
Selama tidur, lensa memberikan tekanan terkontrol pada permukaan kornea untuk membantu mengubah bentuknya secara sementara, sehingga cahaya dapat difokuskan lebih akurat ke retina.
Efek ini bersifat sementara, sehingga penggunaan lensa perlu dilakukan sesuai anjuran dokter untuk mempertahankan hasil koreksi penglihatan.
3. Siapa yang Cocok Menggunakan Ortho-K?
Ortho-K dapat dipertimbangkan untuk:
– Anak dengan mata minus yang terus bertambah
– Dewasa dengan mata minus tertentu
– Pasien yang ingin mengurangi ketergantungan pada kacamata
– Pasien yang belum cocok atau belum ingin menjalani LASIK
– Individu dengan gaya hidup aktif yang ingin bebas dari kacamata di siang hari
Kelayakan penggunaan ditentukan melalui pemeriksaan mata menyeluruh.
4. Apakah Ortho-K Aman?
Ortho-K dapat menjadi pilihan koreksi penglihatan pada pasien yang sesuai dengan indikasi medis.
Namun, seperti penggunaan lensa kontak medis lainnya, Ortho-K tetap memiliki potensi risiko, terutama jika kebersihan lensa, cara pemakaian, atau kontrol rutin tidak dijalankan dengan baik.
Dokter akan memberikan edukasi mengenai penggunaan dan perawatan yang benar.
5. Apakah Ortho-K Bisa untuk Anak?
Ya, Ortho-K sering dipertimbangkan untuk anak dengan miopia progresif (mata minus yang terus bertambah) sebagai bagian dari strategi pengelolaan miopia.
Namun, penggunaan pada anak harus melalui evaluasi dokter spesialis mata untuk menentukan kelayakan, ukuran lensa, serta kesiapan pasien dan orang tua dalam mengikuti perawatan rutin.
6. Apakah Ortho-K Bisa Menghentikan Mata Minus Bertambah?
Ortho-K sering digunakan sebagai bagian dari strategi kontrol miopia, terutama pada anak.
Namun, respons setiap pasien dapat berbeda. Tujuan terapi adalah membantu mengelola progresi mata minus sesuai evaluasi dokter, bukan menjamin penghentian total pertambahan minus pada semua pasien.
7. Apa Perbedaan Ortho-K dan LASIK?
Ortho-K dan LASIK sama-sama bertujuan membantu mengurangi ketergantungan pada kacamata, tetapi pendekatannya berbeda.
LASIK merupakan prosedur koreksi penglihatan berbasis laser yang mengubah kornea secara bedah, sedangkan Ortho-K menggunakan lensa kontak khusus non-bedah dengan efek sementara.
Pilihan terbaik bergantung pada usia, kondisi mata, dan kebutuhan pasien.
8. Apakah Menggunakan Ortho-K Terasa Sakit?
Sebagian pasien mungkin memerlukan masa adaptasi saat pertama kali menggunakan lensa Ortho-K, tetapi umumnya tidak menimbulkan rasa sakit bila digunakan dengan benar.
Jika muncul nyeri, kemerahan, atau gangguan penglihatan yang tidak biasa, pasien perlu segera berkonsultasi dengan dokter.
9. Berapa Harga atau Biaya Ortho-K di Jakarta?
Biaya Ortho-K di Mayapada Eye Centre Jakarta dapat berbeda tergantung pada kondisi mata, jenis lensa, kebutuhan evaluasi, dan rencana perawatan.
Untuk mendapatkan estimasi harga Ortho-K atau biaya terapi kontrol miopia di Jakarta, pasien disarankan menjalani konsultasi terlebih dahulu.
10. Bagaimana Perawatan dan Penggunaan Lensa Ortho-K?
Penggunaan Ortho-K memerlukan disiplin perawatan lensa untuk membantu menjaga keamanan dan efektivitas terapi.
Secara umum pasien perlu:
– Membersihkan lensa sesuai instruksi
– Menggunakan lensa sesuai jadwal dokter
– Menjaga kebersihan tangan saat pemasangan
– Menjalani kontrol rutin
– Mengganti lensa sesuai rekomendasi dokter
11. Apa Risiko atau Efek Samping Ortho-K?
Seperti penggunaan lensa kontak medis lainnya, Ortho-K memiliki potensi efek samping, seperti:
– Mata terasa tidak nyaman di awal adaptasi
– Mata merah
– Mata kering
– Gangguan penglihatan sementara
– Risiko infeksi bila kebersihan tidak terjaga
Dokter akan menjelaskan manfaat dan potensi risiko sesuai kondisi pasien.
12. Di Mana Bisa Menjalani Ortho-K di Jakarta?
Ortho-K tersedia di Mayapada Eye Centre Jakarta Selatan.
Mayapada Eye Centre
Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Tower 2, Lantai 3
Jl. Lebak Bulus I No. 29, Jakarta Selatan
Pasien akan menjalani pemeriksaan mata menyeluruh sebelum menentukan kelayakan terapi.
