Apa Itu Keratoconus ?
Keratoconus adalah kondisi medis pada mata di mana kornea (bagian bening di depan bola mata) menjadi semakin tipis dan menonjol keluar menyerupai bentuk kerucut.
Padahal, bentuk kornea yang ideal adalah melengkung sempurna seperti bola agar cahaya bisa difokuskan dengan baik ke retina.
Ketika kornea berubah bentuk, sinar cahaya yang masuk ke mata menjadi menyebar, sehingga menyebabkan penglihatan menjadi:
- Buram
- Silau berlebihan
- Sulit melihat jelas di malam hari
- Sering berganti ukuran kacamata
Kondisi ini umumnya muncul pada usia remaja hingga awal 20-an, dan dapat terus memburuk jika tidak ditangani sejak dini.
Seperti Apa Rasanya Mengalami Keratoconus?
Banyak pasien mengeluhkan penglihatan yang tidak kunjung jelas meskipun sudah menggunakan kacamata. Beberapa merasa silau berlebihan saat terkena cahaya, atau sulit fokus ketika melihat papan tulis, layar, maupun saat berkendara malam hari.
Jika dibiarkan, keratoconus dapat berkembang hingga memerlukan tindakan seperti transplantasi kornea.


Crosslinking: Solusi untuk Menghentikan Perkembangan KeratoconusKeratoconus ?
Corneal Crosslinking adalah prosedur non-bedah yang bertujuan untuk menguatkan jaringan kornea, sehingga mencegah keratoconus berkembang lebih lanjut.
Bagaimana Prosedurnya?
Crosslinking dilakukan dalam dua tahap:
- Mata diberi tetes khusus berisi vitamin B2 (riboflavin)
- Kornea disinari dengan sinar UV selama beberapa menit
Kombinasi sinar UV dan riboflavin akan menciptakan ikatan kuat antar-serat kolagen di dalam kornea, membuatnya menjadi lebih kaku dan stabil.
Apa Manfaat Crosslinking?
- Mencegah keratoconus semakin parah
- Menjaga bentuk kornea tetap stabil
- Mengurangi risiko transplantasi kornea
- Prosedur cepat, aman, dan minim rasa sakit
Siapa yang Cocok Menjalani Crosslinking?
Crosslinking paling efektif dilakukan pada pasien yang:
- Didiagnosis keratoconus sejak dini
- Memiliki ketebalan kornea yang masih cukup
Semakin cepat dilakukan, hasilnya akan semakin baik.
Crosslinking di Mayapada Eye Centre
Kami menggunakan teknologi crosslinking berstandar internasional, didampingi oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman.
Setiap pasien akan dibantu oleh VIA (Vision Assistant) layanan personal kami yang akan mendampingi mulai dari pemeriksaan awal hingga pasca tindakan.


